Skip to main content

SALAHKAH DAN SIAPA YANG SALAH??????


Oleh: Nashrul Mukmin


- Salahkah bila berdoa tidak bertawasul?????

TIDAK SALAH. YANG SALAH ITU BILA MENSYIRIK-SYIRIKKAN ORG YG BERTAWASUL.
Sebab org yg bertawasul itu berusaha utk mengamlakn Firman Alloh :
"Hai orang-orang yang beriman. patuhlah kepada Alloh, dan carilah jalan --yang mendekatkan--kepada-NYA, dan berjuanglah di jalan Alloh supaya kamu beruntung." Al-Qur'an Suroh Al-Maidah :35

- Salahkah bila tidak ziarah kubur?????
TIDAK SALAH. YANG SALAH ITU BILA MEMUSYRIK-MUSYRIKKAN ORG YG ZIARAH KUBUR
Sebab org yg berziarah kubur itu sdg beruasaha utk melaksanakan perintah Rosululloh saw dalam sabdanya:
"Dahulu aku telah melarang kalian berziarah ke kubur. Namun sekarang, berziarahlah kalian ke sana." (H.R. Muslim)

- Salahkah bila tidak Yaasiinan dan Tahlilan?????
TIDAK SALAH. YANG SALAH ITU BILA MEMBID'AH-BID'AHKAN ORG YG YAASIINAN DAN TAHLILAN

Karena yg mengamalkan Yaasiinan dan Tahlilan sdg berusaha utk melaksanakan perintah Kanjeng Nabi Muhammad saw dalam sabdanya:
"Barang siapa yg menolong saudaranya yg meninggal dunia dengan bacaan-bacaan (kalimatut thoyyibah) dan dzikir (laa ilaaha illalloh) Alloh mengabulkan nya dan dia (simati) dimasukkan ke dalam surga."
"Bershodaqohlah atas diri kalian dan atas orang-orang yg meninggal dunia dari kalian walaupun hanya dengan seteguk air.
Apabila kalin tdk mampu mengadakan yang demikian itu maka bershodaqohlah dengan ayat-ayat Al-Qur'an.
Apabila kalian tdk mengetahuinya dari ayat-ayat Al-Qur'an maka doakanlah dengan memintakan ampun serta memintakan rohmat Alloh swt. Maka sungguh Alloh mengabulkan doa kalian" (HR. Ad-Darimy dan Nasa-i dari Ibnu Abbas)
Termaktub dlm Kitab Al-Tahqiqat, juz III. Sunan an-Nasa’i, juz II dan Kitab Tanqih al-Qaul hlm:28.

- Salahkah bila tidak memperingati Maulid Kanjeng Nabi Muhammad saw???
TIDAK SALAH. YANG SALAH ITU BILA MENGKUFUR-KUFURKAN ORG YG MEMPERINGATI MAULID KANJENG NABI MUHAMMAD SAW.

Karena org yg memperingati Maulid Kanjeng Nabi Muhammad saw sdg berusaha utk melaksankan Firman Alloh swt: “Katakanlah, ‘Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira’.” (QS Yunus: 58)

- Salahkah bila tidak bertabaruk ?????
TIDAK SALAH. YANG SALAH ITU BILA MENSESAT-SESATKAN ORG YG BERTABARUK
Karena org yg bertabaruk itu sedang beruasaha utk melakukan apa yg telah dibenarkan oleh Kanjeng Nabi Muhammad saw, sebagaimana dalam hadits berikut ini:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ دَخَلَ عَلَيْنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ عِنْدَنَا فَعَرِقَ وَجَاءَتْ أُمِّي بِقَارُورَةٍ فَجَعَلَتْ تَسْلِتُ الْعَرَقَ فِيهَا فَاسْتَيْقَظَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا أُمَّ سُلَيْمٍ مَا هَذَا الَّذِي تَصْنَعِينَ قَالَتْ هَذَا عَرَقُكَ نَجْعَلُهُ فِي طِيبِنَا وَهُوَ مِنْ أَطْيَبِ الطِّيبِ

Dari Anas bin Malik, ia berkata : “Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam masuk menemui kami lalu beliau tidur siang dan berkeringat. Kemudiaan ibuku datang membawa botol lalu memasukkan keringat Nabi ke dalam botol tersebut.Nabi -shollallohu ‘alaihi wasallam- pun akhirnya terbangun dan bertanya, “Wahai Ummu Sulaim !, apa yang kamu lakukan ?”
“Ini adalah keringatmu yang aku campurkan pada wewangianku. Keringat ini adalah wewangian paling harum,” jawab Ummu Sulaim. (HR. Muslim)

Dalam riwayat Ishaq Ibn Abi Tholhah, Ummu Sulaim menjawab :

قالت نرجو بركته لصبياننا فقال أصبت
“Kami berharap keberkahannya untuk anak-anak kami,” maka Rosululloh bersabda : “Engkau benar “.

Popular posts from this blog

M A N A Q I B

Oleh: Nashrul Mukmin Pengertian Manaqib: Secara bahasa manaqib berarti meneliti,menggali.Secara istilah di artikan sebagai riwayat hidup seseorang yang berisikan tentang budi pekertinya yang terpuji,akhlaknya yang mulia,karomahnya dan selainnya yang patut di jadikan sebagai bahan pelajaran/suri tauladan. Maksud dari manaqiban diantarnya adalah bertujuan untuk tawasul,tabaruk,mengenal orang-orang shalih dan untuk lebih mencintanya. Dalil-dalil Manaqib: Manaqib itu banyak terdapat dalam al-Quran,semisal manaqibnya Ashabul Kahfi,Raja Dzulqurnain,Sayyidatuna Maryam,Sayyidina Luqmanul Hakim dan lain sebagainya. Dalil Manaqib Adapun dalil yang digunakan hujjah untuk memperbolehkan praktek manaqib yaitu sebuah hadits yang terdapat dalam kitab Bughyat al-Mustarsyidin halaman 97:  ﻭَﻗَﺪْ ﻭَﺭَﺩَ ﻓِﻲ ﺍْﻟَﺎﺛَﺮِ ﻋَﻦْ ﺳَﻴِّﺪِ ﺍﻟْﺒَﺸَﺮِ ﺻَﻠﻰَّ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺍَﻧَّﻪُ ﻗﺎَﻝَ : ﻣَﻦْ ﻭَﺭَّﺥَ ﻣُﺆْﻣِﻨﺎَ ﻓَﻜَﺄَﻧﻤَّﺎَ ﺍَﺣْﻴﺎَﻩُ ﻭَﻣَﻦْ ﻗَﺮَﺃَ ﺗﺎَﺭِﻳْﺨَﻪُ ﻓَﻜَﺄَﻧﻤَّﺎَ ﺯَﺍﺭَﻩُ ﻓَﻘَﺪْ ﺍ...

Istilah-istilah Dalam Madzhab Syafi'iyah

Mengenal istilah qaul atau pendapat ulama' madzhab Syafi'i Ini adalah metode Imam Nawawi tentang pendapat- pendapat (qoul, wajah) dari ulama yang bermadzhab Syafi’i dan cara memprioritaskannya. Beliau Imam Nawawi mengistilahkan pendapat Imam Syafi’i dengan kata- kata Qoul/Aqwal. Dan pendapat ulama yang mengikuti madzhab Syafi’i dengan kata- kata Wajah/Awjuh. Sedangkan perbedaan periwayatan madzhab lain yang diakomodir ke madzhab Syafi’i di istilahkan dengan Thoriq/Thuruq. Jadi kesimpulannya: - Qoul / Aqwal : Pendapat Imam Syafi’i - Wajah / Awjuh : Pendapat ulama Syafi’iyyah yang berlandaskan kaidah dan metode ushul fiqh Imam Syafi’i. - Thoriq / Thuruq : perbedaan periwayatan madzhab lain yang diakomodir ke madzhab Syafi’i (Red. memasukkan pendapat madzhab lain ke madzhab Syafi’i) Catatan redaksi: Dalam Bahasa Indonesia Qoul / Aqwal, Wajah / Awjuh dan Thoriq / Thuruq mempunyai satu arti yakni: pendapat. Al Adzhar (الأظهر) : Pendapat paling kuat berda...

BENARKAH WAHABI ADALAH SALAFI???

Oleh: Nashrul Mukmin Dalam bukunya yang berjudul As-Syalafiyah Marhalah Zamaniyah Mubarokah La Madzhab Islami, Prof. Dr. Sa’id Ramadhan al-Buthi mengungkapkan, Wahabi mengubah strategi dakwahnya dengan mengganti nama menjadi Salafi karena mengalami banyak kegagalan dan merasa tersudut dengan panggilan Wahabi yang dinisbatkan kepada pendirinya, Muhammad bin Abdul Wahab. Oleh karena itu, sebagian muslimin menyebut mereka sebagai Sal afi Palsu atau mutamaslif. Menurut buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, penggunaan nama Salafi untuk Wahabi, sehingga sekte ini sekarang dikenal dengan nama Salafi Wahabi, pertama kali dipopulerkan oleh salah seorang ulama Wahabi yang bernama Nashiruddin al-Albani, seorang ulama yang dikenal sangat lihai dalam mengacak-acak hadist, dan juga seorang ahli strategi. Penggunaan nama salafi, sehingga kini Wahabi menjadi Salafi Wahabi pun wajib dipertanyakan, karena salafi merupakan sebuah bentuk penisbatan kepada as-salaf yang jika ditinjau ...